TATA TERTIB SISWA

By - Teknosaka Team 07 Feb 2021, 19:45:55 WIB

PEDOMAN TATA TERTIB SISWA & SISWI
SMA NEGERI 1 KUTA SELATAN

 

BAB I
KETENTUAN UMUM

Pasal 1

 

  1. Setiap siswa dimanapun berada wajib menjunjung nama baik diri sendiri, keluarga, dan sekolah.
  2. Setiap siswa menjunjung tinggi Kode Kehormatan SMA Negeri 1 Kuta Selatan untuk  mewujudkan visi sekolah yaitu “Unggul dalam Prestasi, Kompetitif, MandiriBerdasarkan Sumber Daya Lingkungan danBudaya Bangsa”
  3. Setiap siswa wajib memahami dan mengamalkan janji siswa SMA Negeri 1 Kuta Selatan.
  4. Setiap siswa wajib membawa Buku Saku dan Kartu Tanda Pengenal SMA Negeri 1 Kuta Selatan setiap mengikuti kegiatan sekolah.
  5. Setiap siswa wajib memahami, menghayati, dan mengamalkan semua ketentuan yang tercantum dalam buku saku tata tertib siswa.
  6. Setiap siswa wajib saling mengingatkan pentingnya mentaati tata tertib siswa SMA Negeri 1 Kuta Selatan.
  7. Setiap siswa wajib dan patuh pada nasehat dan peringatan guru SMA Negeri 1 Kuta Selatan.
  8. Setiap siswa wajib menjaga citra warga sekolah SMA Negeri 1 Kuta Selatan.
  9. Setiap siswa wajib bersikap sopan dan hormat kepada semua guru, pegawai, dan semua warga  SMA Negeri 1 Kuta Selatan.
  10. Setiap siswa tidak dibenarkan berbicara tidak sopan yang dapat menyinggung perasaan orang lain dan atau berbuat tidak senonoh di kelas, di luar kelas dan atau di lingkungan sekolah.
  11. Setiap siswa wajib sopan dan hormat kepada setiap tamu yang datang ke SMA Negeri 1 Kuta Selatan.
  12. Setiap siswa wajib memahami, menghayati, dan mengamalkan isi Mars SMA Negeri 1 Kuta Selatan.
  13. Setiap siswa wajib mengikuti dan melaksanakan kegiatan yang diprogramkan OSIS sebagai wujud dari realisasi program SMA Negeri 1 Kuta Selatan.
  14. Setiap siswa tidak dibenarkan meninggalkan kegiatan sekolah yang sedang berlangsung tanpa izin guru pembina atau guru piket pada saat itu.
  15. Setiap siswa wajib menyelesaikan kewajiban keuangan dan administrasi yang berhubungan dengan sekolah tepat pada waktunya.
  16. Setiap siswa wajib menjaga dan memelihara keutuhan sarana dan prasarana sekolah.
  17. Setiap siswa wajib menjaga dan memelihara kebersihan dan keindahan lingkungan sekolah.
  18. Setiap siswa wajib menjaga kerukunan dan hubungan baik dengan guru, Kepala Sekolah, pegawai, dan sesama siswa.
  19. Setiap siswa senantiasa mengikuti proses pembelajaran setiap mata pelajaran dan wajib mengerjakan tugas, evaluasi yang diberikan oleh guru dengan tertib dan tepat waktu.
  20. Setiap siswa wajib mengikuti proses pembelajaran minimal 90% dari hari efektif sekolah.

 

Pasal 2

       Apabila buku saku siswa SMA Negeri 1 Kuta Selatan hilang, rusak, atau sudah penuh, siswa bersangkutan wajib melapor selambat-lambatnya 1 (satu) minggu kepada wali kelasnya, yang kemudian dilanjutkan ke Pembina OSIS untuk memperoleh buku saku yang baru dan kepadanya dikenakan biaya pengganti.

 

BAB II
KEGIATAN PENDIDIKAN

Pasal 3

Kegiatan intra sekolah

  1. Siswa diharuskan telah berada di sekolah 15 menit sebelum bel jam pelajaran pertama dimulai.
  2. Begitu bel sekolah berbunyi siswa segera masuk ke dalam kelas dan berdiri melaksanakan persembahyangan sesuai dengan Agama dan kepercayaan masing-masing.
  3. Siswa yang terlambat diwajibkan agar segera melaporkan diri kepada guru piket dan mendapatkan izin tertulis dari guru piket untuk masuk kelas.
  4. Siswa yang berhalangan hadir di sekolah karena sakit atau alasan lainnya diwajibkan menyampaikan ketidakhadirannya dengan surat kepada guru piket/wali kelas. Jika tanpa pemberitahuan melalui surat dianggap alfa.
  5. Siswa yang alfa 3 kali dilakukan pemanggilan orang tua.
  6. Siswa yang berhalangan hadir di sekolah selama 3 hari atau lebih karena sakit harus menyertakan surat keterangan dokter.
  7. Siswa yang mohon izin berencana untuk tidak mengikuti kegiatan sekolah selama 1 hari harus mengajukan permohonan izin kepada guru BK/guru piket. Jika siswa mohon izin  lebih dari 2 hari, sebelumnya harus mengajukan permohonan secara langsung bersama orang tua/wali kepada wali kelas, guru BK atau Kepala Sekolah.

 

Pasal 4
Waktu Belajar

  1. Selama jam pelajaran berlangsung siswa harus berada di dalam kelas dan hanya boleh beristirahat pada saat jam istirahat yang ditentukan sekolah, kecuali ada ketentuan lain yang mengatur dari guru kelas siswa yang bersangkutan.
  2. Ruang kelas termasuk perlengkapannya  harus sudah dalam keadaan bersih dan alat-alat pelajaran yang diperlukan di kelas harus sudah tersedia pada setiap jam pelajaran dimulai.
  3. Waktu guru memasuki dan meninggalkan kelas semua siswa wajib memberikan salam hormat sesuai dengan yang telah disepakati.
  4. Bila 10 menit setelah bel berbunyi, guru mata pelajaran yang semestinya mengajar pada saat itu belum hadir maka ketua kelas/yang mewakili wajib menanyakan hal tersebut kepada guru piket, dan bila guru tersebut berhalangan/tidak hadir maka ketua kelas mohon petunjuk pemanfaatan waktu pada guru piket.
  5. Setiap siswa tidak dibenarkan menemui teman/sahabat di kelas lain pada saat jam pelajaran berlangsung, kecuali dalam keadaan mendesak dan harus seizin guru mata pelajaran saat itu.
  6. Siswa yang karena sakit atau karena alasan lain yang tidak direncanakan harus meninggalkan sekolah hendaknya mendapat izin dari guru mata pelajaran dan sepengetahuan guru piket.
  7. Setiap siswa tidak dibenarkan meninggalkan kelas sebelum bel pergantian/istirahat berbunyi, kecuali ada izin dari guru yang sedang mengajar di kelas.
  8. Pada saat pelajaran berlangsung, siswa tidak diperkenankan mengaktifkan hand phone.
  9. Setiap siswa pulang bersamaan setelah bel pulang berbunyi.
  10. Pada waktu guru berhalangan hadir, siswa wajib melaksanakan tugas pembelajaran di kelas atau belajar di perpustakaan sekolah dengan tetap menjaga  kelas dalam keadaan tenang tertib serta tidak mengganggu kelas lain di bawah tanggung jawab guru piket.

 

Pasal 5
Waktu Istirahat

  1. Pada waktu istirahat setiap siswa harus tetap berada di lingkungan sekolah.
  2. Pada waktu isitirahat siswa tidak diperkenankan berbelanja di luar lingkungan sekolah, kecuali ada izin dari guru piket.
  3. Siswa tidak diizinkan keluar dari lingkungan sekolah selama waktu istirahat baik untuk fotocopy, mencari perlengkapan pelajaran ataupun keperluan lainnya.

 

BAB III
PAKAIAN SERAGAM SEKOLAH DAN DANDANAN

Pasal 6

  1. Pakaian seragam untuk siswi putri:
  1. Baju lengan pendek dengan satu saku tanpa tutup di sebelah kiri, dan dilengkapi atribut sesuai dengan ketentuan sekolah dan dimasukkan kedalam rok dengan ukuran panjang menutupi pinggul.
  2. Rok dengan satu  slopi di depan tengah, resleting di belakang, saku tersembunyi di samping, di pinggang disediakan tempat ikat pinggang, panjang rok minimal 5 cm di bawah lutut, warna disesuaikan dengan waktu yang ditentukan oleh sekolah.
  3. Ikat pinggang dan dasi yang dipakai disediakan oleh sekolah.
  4. Sepatu hitam polos dan berbentuk sederhana.
  5. Kaos kaki berwarna putih polos dan menutupi mata kaki, minimal 10 cm di atas mata kaki.
  6. Harus menggunakan pakaian dalam wanita yang dilengkapi dengan kaos singlet warna putih polos dan tidak dibenarkan memakai kaos oblong.
  7. Tidak diperkenankan memakai topi/jaket saat memasuki lingkungan sekolah.

 

  1. Pakaian seragam untuk siswa putra:
  1. Kemeja lengan pendek memakai satu saku tanpa tutup di sebelah kiri, dan dimasukkan ke dalam celana menutupi pinggul.
  2. Celana panjang model biasa, panjang celana melewati mata kaki, lebar bawah minimal 8 cm dari pergelangan kaki.
  3. Ikat pinggang dan dasi yang dipakai disediakan oleh sekolah.
  4. Sepatu hitam polos dan berbentuk sederhana.
  5. Kaos kaki berwarna putih polos dan menutupi mata kaki, minimal 10 cm di atas mata kaki.
  6. Harus menggunakan pakaian dalam dengan kaos singlet warna putih polos dan tidak dibenarkan memakai kaos oblong.
  7. Tidak diperkenankan memakai topi/jaket saat memasuki lingkungan sekolah pada saat jam pembelajaran reguler.
     

Pasal 7
Ketentuan Penggunaan Seragam Sekolah

  1. Penggunaan seragam sekolah diatur sebagai berikut:
  1. Untuk hari Senin memakai baju putih dan celana/rok warna abu-abu, ikat pinggang, dasi dengan atribut yang lengkap dari sekolah.
  2. Untuk hari Selasa memakai baju endek dan celana/rok warna putih, ikat pinggang dengan atribut yang lengkap dari sekolah.
  3. Untuk hari Rabu memakai baju batik dan celana/rok warna putih, ikat pinggang dengan atribut yang lengkap dari sekolah.
  4. Untuk hari Kamis, Purnama, dan Tilem memakai pakaian adat sesuai dengan peraturan yang berlaku.
  5. Untuk hari Jumat dan Sabtu memakai baju coklat dan celana/rok warna coklat, ikat pinggang, dengan atribut yang lengkap dari sekolah.
  6. Hari Senin sampai Sabtu menggunakan sepatu hitam polos sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  7. Setiap mengikuti upacara bendera hari Senin dan hari-hari besar Nasional yang diselanggarakan di sekolah wajib memakai topi sekolah.
  8. Label nama/identitas harus sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan sekolah.

 

  1. Kegiatan sekolah di luar pelajaran di kelas siswa wajib menggunakan pakaian dengan identitas sekolah

 

Pasal 8
Dandanan Dan Rambut

  1. Dandanan hendaknya sederhana dan bersih.

Putri:

  1. Tidak diperkenankan menggunakan gelang, bros, kalung maupun cincin kecuali ada hubungannya dengan hal-hal supranatural yang dilengkapi pernyataan dari orang tua/wali.
  2. Tidak diperkenankan memakai kutek, lipstick, blush on, eye liner.
  3. Tidak diperbolehkan menato anggota tubuhnya.
  4. Tidak diperkenankan menggunakan tindik berlebihan di telinga, lidah, hidung dan lain-lain.
  5. Tidak diperkenankan menggunakan kontak lensa ( softlens ) bagi yang tidak memiliki gangguan mata, bagi yang menggunakan harus besertakan surat keterangan dari dokter.

Putra:

  1. Tidak diperkenankan menggunakan gelang, bros, kalung maupun cincin kecuali ada hubungannya dengan hal-hal supranatural yang dilengkapi pernyataan dari orang tua/wali.
  2. Tidak diperbolehkan menato anggota tubuhnya.
  3. Tidak diperkenankan menggunakan tindik.

 

  1. Rambut

Putri :

  1. Kepang satu diikat dengan pita berwarna sesuai dengan jenjang kelas. Kelas X pita warna merah, Kelas XI pita warna biru langit, kelas XII pita warna putih.
  2. Rambut tidak diwarnai

Putra :

  1. Harus rapi dan bersih (ukuran 0-1-2-5 cm).
  2. Rambut tidak diwarnai

BAB IV

PIKET KELAS
Pasal 9

  1. Setiap kelas, siswa wajib melaksanakan tugas sebagai piket kelas, secara bergilir dan terjadwal yang pengaturannya dilakukan oleh ketua kelas.
  2. Petugas piket harus hadir di sekolah paling lambat 20 menit sebelum jam pelajaran dimulai.
  3. Pekerjaan piket di kelas harus sudah selesai sebelum jam pelajaran pertama dimulai.
  4. Pengurus kelas kecuali ketua kelas dapat menjadi piket kelas sesuai dengan kesepakatan kelas bersama wali kelas.
  5. Setiap kelas wajib mengisi dan menata bunga hias segar dan menyiram tanaman yang ada di areal kelas
  6. Petugas piket wajib membersihkan kelas dan areal kelasnya serta membuang sampah yang berada di tong sampah ke TPS (Tempat Pembuangan Sementara).

Pasal 10
Kelompok 9 K

  1. Kelompok 9 K di setiap kelas adalah kelompok kerja yang terdiri dari kelompok Keamanan, Ketertiban, Kebersihan, Kerindangan, Kesehatan, Kerapian, Keindahan, Kedisiplinan dan Kekeluargaan yang diatur bergiliran dan bertugas secara berkesinambungan.
  2. Setiap siswa wajib memelihara sarana dan prasarana sekolah serta memanfaatkan penggunaannya secara maksimal untuk kemajuan sekolah.
  3. Setiap siswa harus membuang sampah pada tempat sampah yang telah tersedia dengan memisahkan antara sampah organik dan nonorganik.

BAB V
KEGIATAN PENGEMBANGAN DIRI

Pasal 11

Organisasi Sekolah

  1. OSIS adalah satu-satunya wadah organisasi siswa yang sah di sekolah, dengan kegiatan dalam bidang; olahraga, kesenian, pramuka, PMR, pecinta alam, kewirausahaan, kelompok penggemar mata pelajaran, jurnalistik, penelitian ilmiah, kelompok siswa peduli AIDS dan Narkoba, Kelompok siswa peduli sosial.
  2. Seluruh kelompok kegiatan pengembangan diri merupakan bagian dari kegiatan OSIS, yang wajib ditaati oleh seluruh siswa di bawah tanggung jawab Pembina.
  3. Setiap siswa wajib menjadi anggota OSIS dan menaati aturan-aturan yang disepakati dan dikeluarkan OSIS.

 

Pasal 12

  1. Setiap siswa wajib mengikuti minimal satu pengembangan diri yang ditetapkan sekolah, di luar pengembangan diri yang diwajibkan, kecuali kelas XII.
  2. Setiap siswa tidak diperkenankan berpindah pilihan pengembangan diri dalam semester yang sedang berlangsung.
  3. Siswa yang tidak mengikuti kegiatan pengembangan diri akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

BAB VI
KEAMANAN SEKOLAH

Pasal 13

  1. Siswa tidak diperkenankan meninggalkan kelas/sekolah selama jam pelajaran berlangsung tanpa sepengetahuan guru mata pelajaran atau guru piket.
  2. Siswa tidak diperkenankan membawa alat-alat atau barang-barang yang tidak ada sangkut pautnya dengan keperluan pembelajaran seperti: senjata tajam dan sejenisnya, buku, majalah,kaset CD, gambar, poster, piranti yang berhubungan dengan pornografi, rokok, minuman keras atau obat terlarang.
  3. Siswa tidak diperkenankan mengaktifkan HP ketika mengikuti kegiatan pembelajaran.
  4. Siswa tidak diperkenankan mengikuti/melakukan kegiatan-kegiatan lain yang dapat mengganggu jalannya pelajaran.
  5. Siswa tidak diperbolehkan menerima tamu pada jam pelajaran berlangsung tanpa izin guru mata pelajaran di kelas/guru piket.
  6. Siswa tidak diperkenankan membuat corat-coret dan merusak sarana dan prasarana sekolahmaupun di luar sekolah.
  7. Setiap siswa tidak diperkenankan mengendarai mobil ke sekolah.
  8. Tempat parkir sepeda/sepeda motor diatur secara khusus oleh pengatur parkir dan helm ditaruh pada sepeda motor dalam keadaan terkunci dan aman.
  9. Setiap siswa tidak diperkenankan mengambil helm atau spare part sepeda motor yang bukan miliknya.
  10. Setiap siswa harus mengendarai sepeda motor yang sesuai standar.

 

Pasal 14
Razia Pelaksanaan Tata Tertib

  1. Razia dilakukan oleh petugas keamanan dan ketertiban siswa yang didampingi oleh pengurus OSIS, MPK, BK, dan Pembina OSIS, atau dilakukan oleh Pembina OSIS yang dikoordinasikan dengan dewan guru.
  2. Petugas razia memiliki wewenang penuh pada saat melakukan razia sesuai dengan ketentuan yang sudah digariskan dalam buku saku Siswa SMA Negeri 1 Kuta Selatan.
  3. Petugas razia dalam melakukan razia berpedoman penuh pada Surat Keputusan Kepala SMA Negeri 1 Kuta Selatan Nomor 449/421.3/02/SMA1/2012 tanggal 14 Juni 2012 tentang Penetapan Teks Janji Siswa dan Pedoman Tata Tertib Siswa SMA Negeri 1 Kuta Selatan yang dituangkan dalam Buku Saku Siswa SMA Negeri 1 Kuta Selatan.

 

BAB VII
KLASIFIKASI PELANGGARAN

Pasal 15

  1. Datang terlambat masuk sekolah.
  2. Keluar kelas tanpa ijin.
  3. Piket kelas tidak melaksanakan tugas dan kewajibannya.
  4. Berpakaian seragam tidak lengkap/tidak sesuai dengan ketentuan.
  5. Mengaktifkan hp saat pembelajaran berlangsung.
  6. Makan/minum di dalam kelas pada waktu pelajaran berlangsung.
  7. Membeli makanan ketika pembelajaran berlangsung.
  8. Membuang sampah tidak pada tempatnya.
  9. Bermain-main di luar kelas ketika pelajaran berlangsung.
  10. Berdandan yang berlebihan.
  11. Memakai gelang, kalung, anting-anting bagi pria.
  12. Memakai perhiasan yang berlebihan bagi wanita.
  13. Tidak memakai dasi, ikat pinggang, dan atribut sekolah lainnya.
  14. Memakai kaos kaki yang tidak sesuai dengan ketentuan sekolah.
  15. Tidak mengindahkan panggilan dari pihak yang berkepentingan terkait kedinasan di sekolah.
  16. Rambut tidak sesuai dengan ketentuan.
  17. Merokok/minum minuman keras pada saat jam sekolah berlangsung atau di luar jam sekolah dengan atribut sekolah.
  18. Membawa, menggunakan, mengedarkan NARKOTIKA.
  19. Menjadi anggota perkumpulan geng anak-anak nakal.
  20. Berkelahi atau terlibat perkelahian atau tawuran.
  21. Membuat surat ijin palsu.
  22. Membolos atau keluar meninggalkan sekolah tanpa ijin.
  23. Mencuri saat jam sekolah/di luar jam sekolah dengan atribut sekolah.
  24. Menjadi pengurus/anggota organisasi terlarang.
  25. Tidak mengikuti sembahyang di kelas sesuai agama masing-masing.
  26. Berbuat Asusila (hamil/menghamili).
  27. Bermesraan di lingkungan sekolah.
  28. Melompat pagar sekolah.
  29. Bermain judi.
  30. Berbicara dan bertingkah laku tidak sopan.
  31. Tidak mengikuti Upacara Bendera.
  32. Membawa/mengedarkan selebaran yang menimbulkan keresahan warga sekolah.
  33. Mengubah/memalsukan nilai raport.
  34. Mengintimidasi/menganiaya warga sekolah.

 

BAB VIII
SANKSI-SANKSI

Pasal 16

Siswa yang tidak menaati/mematuhi ketentuan tata tertib yang ada didalam buku saku ini akan dikenakan sanksi berupa:

  1. Teguran/peringatan.
  2. Tidak diizinkan mengikuti pembelajaran sementara (Scorsing).
  3. Dikeluarkan dari sekolah (dikembalikan kepada orang tua siswa).

Pelaksanaan sanksi terhadap siswa dilaksanakan oleh semua guru dan wali kelas yang dikoordinir oleh wakil Kepala Sekolah urusan Kesiswaan atas petunjuk Kepala Sekolah.

BAB IX
PENUTUP

Pasal 17


Hal-Hal yang belum tercantum dalam  Pedoman Tata Tertib Siswa ini, akan diatur kemudian

 

Kuta Selatan, 1 Juli 2020
Kepala SMA Negeri 1 Kuta Selatan

          

Dra. Luh Made Sri Yuniati, M.Pd
Pembina Tk. I
NIP.19670620 1998022004

 

JENJANG PENANGANAN MASALAH SISWA

JENIS-JENIS PELANGGARAN

A. ASPEK TINGKAH LAKU

No

Jenis Pelanggaran

Skor

1

Berbicara dan bertingkah laku tidak sopan.

5

2

Tidak mengikuti sembahyang di kelas sesuai agama masing-masing.

5

3

Membuat surat ijin palsu.

10

4

Membolos atau keluar meninggalkan sekolah tanpa izin.

10

5

Bermesraan di lingkungan sekolah.

10

6

Melompat pagar sekolah.

10

7

Membawa/mengedarkan selebaran yang menimbulkan keresahan warga sekolah.

15

8

Membawa/mengedarkan selebaran yang menimbulkan keresahan warga sekolah.

15

9

Merokok/minum minuman keras pada saat jam sekolah berlangsung atau di luar jam sekolah dengan atribut sekolah.

20

10

Bermain judi di sekolah.

20

11

Mengubah/memalsukan nilai raport.

30

12

Menjadi anggota perkumpulan geng anak-anak nakal.

30

13

Mengintimidasi/menganiaya warga sekolah.

40

14

Berkelahi atau terlibat perkelahian atau tawuran.

50

15

Mencuri saat jam sekolah/di luar jam sekolah dengan atribut sekolah.

50

16

Menjadi pengurus/anggota organisasi terlarang.

50

17

Berkelahi atau terlibat perkelahian atau tawuran.

50

18

Membawa, menggunakan, mengedarkan NARKOTIKA

100

19

Berbuat Asusila (hamil/menghamili).

100

 

B. ASPEK KERAJINAN

No

Jenis Pelanggaran

Skor

1

Datang terlambat masuk sekolah.

5

2

Tidak mengikuti Upacara Bendera.

10

 

C. ASPEK KERAPIAN

No

Jenis Pelanggaran

Skor

1

Menggunakan gelang, bros, kalung maupun cincin kecuali ada hubungannya dengan hal-hal supranatural yang dilengkapi pernyataan dari orang tua/wali.

5

2

Memakai kutek, lipstick, blush on, eye liner.

5

3

Tidak menggunakan pita bagi siswi.

5

4

Rambut gondrong melampaui ketentuan bagi siswa (0-1-2-5).

5

5

Tidak menggunakan atribut sekolah.

5

6

Tidak diperkenankan menggunakan kontak lensa ( softlens ) bagi yang tidak memiliki gangguan mata, bagi yang menggunakan harus besertakan surat keterangan dari dokter.

5

7

Menggunakan tindik berlebih bagi siswi.

10

8

Menggunakan tindik bagi siswa putra.

10

9

Mewarnai rambut.

10

10

Menato anggota tubuhnya.

30